Banyuwangi Akan Segera Menggelar Fish Market Festival (KulinerSeafood) Di Kampung Mandar

Wisatakuliner.Org, BANYUWANGI — Dengan meningkatkan potensi nelayan, Banyuwangi meraikan Festival Pasar Perikanan di Kampung Mandar, Banyuwangi. Perayaan itu, yang diadakan pada hari Rabu (11/09), turut menyampaikan perkampungan nelayan Kampung Mandar sebagai pusat makanan laut kuliner di Kota Banyuwangi.

Festival yang dihadiri oleh Bupati Abdullah Azwar Anas itu hidup. Desa nelayan yang terletak di kawasan Pantai Boom telah diubah menjadi daerah yang indah. Di sepanjang area, pengunjung dapat menikmati perahu nelayan yang didekorasi dengan indah. Pantai Boom adalah lokasi bagi banyak desa yang dihuni oleh keturunan suku Mandar, Sulawesi.

http://www.wisatakuliner.org

Menurut Anas, festival pasar ikan tradisional sengaja diselenggarakan untuk memperkenalkan Kampung Mandar sebagai pasar ikan dan pusat kuliner makanan laut di Banyuwangi. Desa ini sengaja dipilih karena lokasinya, tidak jauh dari pusat kota, sehingga mudah diakses oleh wisatawan.

“Di masa lalu, sulit untuk sampai ke tempat ini karena ada begitu banyak orang. Sekarang, setelah akses dapat ditembus, saya berharap daerah ini menjadi tujuan wisata, terutama sebagai hidangan gourmet. pangkalan ikan bakar, pidato di acara tersebut.

Anas berharap bahwa desa Mandar akan menjadi tujuan wisata di Pantai Marina Boom. Di Boom Beach, pelabuhan marina terintegrasi saat ini sedang dibangun, yang menampung yacht.

“Juli lalu, ada pantai jazz, Festival Padang Bulan sedang dipersiapkan di Pantai Boom, dan pasar ikan desa Mandar dan spesialisasi ikan bakar akan melengkapi atraksi Pantai Boom,” kata Anas. .

Di tempat itu juga dipamerkan aneka senjata berupa keris peninggalan Datuk Puang Kapitan Galak yang merupakan nenek moyang orang-orang Mandar.

Tak ketinggalan, kuliner khas Mandar juga tersaji. Mulai dari tallo pannyu, upuk-upuk, kambu paria, kawawa, nasi buras, nasi sudu, palu butung, ketan bakar, hingga songkol palopo. Para pengunjung pun banyak yang penasaran dengan jajanan khas Mandar ini.

“Biasanya kuliner Rujak Soto kalau ke Banyuwangi, kini kita bisa menikmati jajan tallo pannyu khas Mandar. Enak rasanya, legit,” kata pengunjung asal Surabaya, Vieri Safina yang sedang berlibur di Banyuwangi.

“Para wisatawan silakan bertandang di Kampung Mandar mencicipi kuliner khas hasil laut. Sudah banyak warung-warungnya. Kami telah melatih istri nelayan di sini keterampilan mengolah ikan bakar maupun pelatihan olahan ikan masakkan rumah tangga. Kawasan ini terus kami dampingi agar menjadi pusat kuliner yang nyaman bagi wisatawan,” kata Hary.

“Dilanjutkan dengan berbagai lomba pada hari ini, mulai pagi. Ada lomba mancing, mendayung kano, perahu hias, serta merajut jaring,” kata Hary.