Apa Rasanya Jika Sate Padang Berbumbu Saffron?

Wisatakuliner.org, Jakarta – Untuk membuat citarasa khas indonesia di luar negeri, anda harus memiliki niat besar untuk memikirkannya. Keterampilan untuk memilih bahan dan juga tingkat kesabaran untuk menemukannya adalah kunci dari hidangan yang hampir sama seperti di tanah air.

Walapun sulit, bukan berarti tidak mungkin tidak bisa kita buat. Menurut seorang penulis buku resep masakan, sangat di perlukan kesabarang untuk bisa menjelajahi pasar untuk mendapatkan bahan penganti yang pas.

Seorang wanita yang sudah 20 tahun tinggal di negara yang berbeda beda mengatakan “Cari bahan ini harus penuh catatan dan memang perlu coba terus,” Ungkapnya.

Di jelaskan oleh Aslida mencontohkan dengan resep sate padang. Resep untuk membuat sate padang bisanya menggunakan lidah sapi, cabai merah, bawang merah, bawang putih, garam, kunyit, jahe, daun kunyit, daun jeruk, bubuk kari, air, dan tepung beras. Tetapi hanya saja di luar negeri sudah di sediakan resep yang sempurna.

Ada berbagai bahan yang sering kali sulit di temukan, contoh saja kunyit atau bawang merah. Maka dengan itu, Aslida mencoba untuk mencari bahan penggantinya yaitu seperti kunyit, rempah ini berbentuk bubuk di luar negeri yang di namakan Tumeriv Powder. Tetapi bau kunyi akan terasa dalam bentuk segar dan ini sangat langka.

Maka dengan itu saffron bisa membantu ketika tidak bisa menemukan dua bentuk kunyit. Bahan ini biasanya berbentuk rumput kering yang ketika direndam akan menghasilkan warna kuning dan tidak memberikan rasa tertentu.

Tetapi yang harus kita perhatikan dari saffron ini merupakan bumbu yang sangat mahal. Hanya 100 gram saja bisa mencapai harga ratusan dolar, sehingga pemakaiannya harus bijak.

Sementara untuk bawang merah, bisa diganti dengan bawang lain, seperti bawang bombai. Jika menggunakan bawang bombay, maka tekstur dari aromanya lebih keluar.

Untuk bahan pembuatan sate padang tidak jauh beda dengan aslinya. Dengan rasa gurih dan enak bisa di manjakan oleh lidah indonesia diperantauan.