Menikmati Kuliner Memek Khas Simeule!

Wisatakuliner.Org, Simeulue – Pada beberapa hari lalu, kuliner khas Simeule yaitu Memek sempat ramai dengan namanya yang provokatif, tetapi kuliner ini menjadi sarat filosifi.

Pada Tanggal 29 Agustus hingga sampai 5 september 2019. Tim pecinta kuliner datang ke pulau Simeule di Provinsi Aceh dan melihat berbagai macam ragam budaya di sana. Salah satunya adalah kuliner Memek khas Simeulue ini yang sangat viral.

Diartikan dasarkata, Kuliner Memek ini di anggap sebagai salah satu alat vital kelamin Wanita atau yang bisa di bilang adalah bahasa negatif. Padahal makan tersebut ialah salah satu warisan Budaya Tak Benda dan memilii arti yang sangat berbeda.

Memek itu berasal dari bahasa Simeulue yang sama sekali tidak negatif. “2019 ini makanan tradisional kami memek sudah dipatenkan. Itu artinya bahwa rekan-rekan di luar sana mendengar kata memek mohon jangan dikonotasi dengan kata lain, tapi memek itu adalah bahasa kami yang berarti mengunyah beras,” Ungkap karim.

Dari Cerita tersebutlah kemudian kuliner Memek ini ada. Untuk ingin menikmati kuliner ini, para traveler pun harus mengunyah beras ketan atau melakukan kegiatan Memek yang di ambil dari bahasa Simeulue sebelum menelannya.

Rasanya jika dibilang seperti Memakan suatu sereal dan susu, hanya saja lebih kaya rasa dan karbohidrat serta protein dari buah pisang tersebut. Kuliner Memek ini di jual sekitar harga Rp 5.000 saja.

Selain di pusat Kota Sinabang, traveler bisa menjumpai kuliner memek di sejumlah tempat wisata seperti Pantai Lantik dan lainnya. Jadi, memek khas Simuelue bukan sesuatu yang negatif