Mencicipi 10 Varian Dumpling Dari Berbagai Negara Yang Pastinya Bikin Nagih

WisataKuliner.Org, Indonesia – Dunia kuliner ini memang banyak akan varian makanan dan masakan. Mulai dari makanan berat hingga pencuci mulut yang pastinya memiliki citarasa dan olahan yang beragam. Salah satunya yaitu dumpling yang tersebar diseluruh dunia dengan keunikannya tersendiri di masing – masing Negara.

Makanan ini terbuat dari adonan tepung terigu yang digiling tipis dengan aneka isian dan bentuk. Selain itu, proses mematangkan dumpling tersebut dapat dengan direbus, kukus, goreng, ataupun di panggang.

Berikut adalah beberapa sajian dumpling dari berbagai Negara didunia yang pasti akan membuat anda ketagihan:

1. Pierogi dari Polandia

Bahan – bahan yang dibutuhkan untuk membuat dumpling Pierogi ini adalah tepung terigu, daging ayam, ikan, sapi, babi, kol, ataupun daging babi, kentang, dan keju, bahkan berbagai jenis buah – buahan juga dapat dijadikan isiannya. Makanan ini biasanya disajikan bersama bawang goreng dank rim asam.

2. Palt dari Swedia

Palt mempunyai dua varian yaitu Blodpalt dan Pitepalt. Blodpalt satu ini terbuat dari darah binatang (rusa di bagian utara Swedia dan sapi atau babi di bagian selatan Swedia) yang kemudian dicampur dengan tepung gandum. Dan sedangkan, untuk bahan kuliner Pitepalt diolah dari kentang yang dicampur dengan mentega dan kerap disajikan bersama dengan selai berry.

3. Siomay dari Indonesia

Bahan dasar dari pembuatan Siomay biasanya adalah berbagai jenis ikan seperti ikan tuna, tenggiri, ikan kembung, ataupun daging udang, dan beberapa jenis dari sayuran. Selain itu, kuliner dumpling ini juga dilengkapi dengan saos yang terbuat dari kacang.

4. Gyoza dari Jepang

Gyoza dari Jepang ini memiliki ukuran yang agak kecil serta memiliki kulit yang lebih tipis. Pada umumnya gyoza satu ini diolah dari daging babi yang dicampur dengan cairan nira ( bumbu khas jepang dengan aroma yang sangat menyengat), jahe, bawang, dan sayur kol.

5. Jiaozi dari Cina

Jiaozi ini merupakan salah satu kuliner khas tradisional dari Cina yang biasanya dihidangkan pada perayaan – perayaan seperti perayaan tahun baru. Makanan satu ini dibuat dari daging babi, bawang putih, kol, daun bawang, dan kadang isi dalamnya dilengkapi dengan jamur hitam ( cloud ear fungus).

6. Gnocchi dari Italia

Keunikan dari kuliner Gnocchi dibandingkan dengan dumpling lainnya terletak pada bentuknya yang tidak seperti dumpling pada umunya. Gnocchi ini dibuat dari polenta (bubur khas Italia yang telah dimasak) atau semolina (salah astu bahan dasar pembuatan pasta) yang dibiarkan mongering. Kemudian, bahan tersebut dilapisi dengan mentega ataupun keju, lalu di panggang dalam oven. Dan sedangkan untuk bagian isiannya, Gnocchi diisi dengan telur, keju, kentang, serbuk jagung, ataupun sejenis isian lainnya.

7. Momo dari Bhutan

Bahan – bahan dari pembuatan dumpling yang satu ini yaitu tepung roti, daging ayam, dan berbagai jenis sayuran. Meskipun bahan pembuatannya sangat sederhana, akan tetapi rasanya sangat lezat dan menggoda loh.

8. Pelmeni dari Rusia

Adonan dari pembuatan pelmeni ini mungkin tidak pernah diisi dengan makanan yang manis, melainkan berbagai jenis daging seperti daging sapi, domba, babi, ikan, ataupun dari jamur. Dumpling yang satu ini biasanya dihidangkan bersama krim berasa asam.

9. Tiropitakia dari Yunani

Tiropitakia yang berbentuk seperti segitiga dengan isiannya yang berupa keju, adonan yang manis ini, ataupun gurih ini tergantung selera. Makanan yang satu ini pada umumnya dihidangkan sebagai Dessert dalam suatu upacara tradisional.

10. Mandu dari Korea Selatan

Kuliner yang satu ini berasal dari Korea Selatan ini biasanya diisi dengan tahu, daging, daun bawang, jahe, bawang putih. Nah, pada umumnya, mandu disajikan bersama dengan kimchi dan dicocol ke dalam saus yang terbuat dari cabai, cuka, dan kecap.