Oleh-oleh Ikan Asin Air Tawar Yang Sangat Khas Dari Kota Lampung

Wisatakuliner.org, Lampung– Ikan air tawar air tawar adalah salah satu jenis khas Daerah Cakat di Tulang Bawang, Lampung. Kawasan ini boleh dibangunkan di kawasan pusat bandar.”Di sini merupakan sentra penjualan ikan asin air tawar, ada ikan baung, nila, sepat, gabus, dan juga ada ikan asap semua asli tangkapan warga dan biasanya jadi oleh-oleh,” ujar Lina, salah seorang pedagang ikan asin air tawar,diCakat,Tulang Bawang, Selasa (10/09).

Ikan air tawar yang ditangkap oleh warga Sungai Tulang Bawang dikonversi menjadi ikan asin secara berkelanjutan. Perusahaan ini sudah ada sejak lama.

“Untuk waktu yang lama, saya dan pedagang lain bekerja di sektor ikan air tawar air asin di sisi jalan, semua barang adalah produk olahan kami sendiri, kecuali kerupuk dan terasi” ujarnya.

http://www.wisatakuliner.org

Menurutnya, harga ikan asin berbeda-beda sesuai jenis dan cara pengolahan. Salah satu yang berbeda adalah ikan asap yang harganya terkadang jauh lebih mahal dari pada ikan biasa.

“Harga ikan bervariasi, ikan garam nila adalah 10.000 rupiah per plastik, ikan gabus 15.000 rupiah per plastik, sedangkan ikan asap paling mahal adalah 100.000 rupiah”, dia menyatakan.

Menurutnya, harga ikan asap jauh lebih mahal karena proses pengasapan yang membutuhkan waktu lama. Selain itu, stok ikan asap yang dibuat tidak terlalu banyak karena tingkat kesulitan dalam proses produksi lebih tinggi.

“Adalah biasa di banyak tempat untuk menjual garam laut, tetapi hanya di Cakat, kami menjual ikan air tawar kerana ia jauh dari laut tetapi dekat dengan sungai, dan ini adalah salah satu kekuatan dari rantau Cakat, “katanya.

 

Menurutnya, air tawar maupun air asin akan murah jika stoknya banyak. Salah satunya ketika sungai meluap. Ketika sungai mengering seperti sekarang, produksi ikan air tawar tidak berlebihan karena stok ikan yang kecil.