Popiah, Cemilan Terbaik Singapura, Yang Harus di Coba

Wisatakuliner.org – Kuliner Singapura tidak bisa di ragukan lagi, salah satu yang wajib di coba ialah Popiah. Bagi yang belum tahu popiah itu apa, popiah bisa di bilang dengan lumpia basahnya Singapura. Bentuk dan isiannya hampir sama dengan lumpia basah Indonesia lho.

Hidangan yang berasal dari Fujian, Tiongkok yang terbut dari lobak tumis, buncis, wortel dan juga sering ditambah dengan udang, telur serta lup cheong. Isian tersebut dibungkus dengan kulit tipis yang terbuat dari tepung gandum. Selanjutnya di siram dengan saus kacang manis. Tidak terhitung betapa banyaknya penjual popiah yang ada di Singapura. Tapi jangan khawatir inilah lima popiah terbaik yang wajib kamu cicipi saat kamu berlibur ke Singapura.

1. Qin Carrot Cake & Popiah

Popiah yang dijual di Old Airport Road Food Centre, salah satu pusat jajanan paling terkenal di Singapura. Dengan harga fantastis hanya S$1,5 (Rp16 ribu), popiah ini memiliki isian yang di bumbui dengan sangat sempurna lho. Ditambah dengan kulitnya yang tipis membuatmu lebih menikmati isiannya. Isinya sangat sederhana seperti lobak asin, telur, dan saus manis. Lebih enak lagi dengan sambal cabai yang telah disediakan.

Old Airport Road Food Centre sendiri terletak di antara Stasiun Dakota dan Mountbatten di Circle Line. Untuk jajanan disini buka setiap hari pada jam 06.00-23.00.

2. Old Long House Popiah

Old Long House Popiah, walaupun kedai ini masih belum buka atau masih tutup, antrianya bisa sangat panjang. Popiah ini memiliki harga atau dijual S$1,5 (Rp16 ribu). Untuk isinya ada lobak yang juicy,saus cabai, pasta kacang manis, lalu digulung dengan kulit tipis yang sedikit kering dan renyah. Ditambah lagi mereka membuat sendiri kulit popiah nya atau home made lho.

Untuk kedainya kamu bisa ke sini 22 Lor 7 Toa Payoh, #01-03, Singapura, pada Rabu-Minggu pukul 06.30-14.30.

3. ABC Popiah

ABC Popiah sudah dianggap sebagai salah satu popiah terbaik di Singapura. Hal ini karena pasta kacang yang manisnya ringan dan seimbang dengan komponen lain, seperti lobak, telur, dan kulitnya. Buat kamu yang tidak suka terlalu banyak minyak, bisa mencoba popiah disini. Karena ABC Popiah disini hanya menggunakan sedikit minyak serta tidak memakai daging babi atau lemak babi. Dan bagi kamu yang menyukai jamur, wajib kunjungi kedai ini karena popiah disini ada potongan jamur di dalamnya.

Untuk alamatnya jangan lupa ya di tulis #01-34, 93 Toa Payoh Lorong 4 Hawker Centre, Singapura, pada Selasa-Minggu pukul 09.00-22.00. Namun untuk hari rabu, ABC Popiah memperpendek jam operasional menjadi 09:00-17:00 saja.

4. My Cosy Corner

My Cosy Corner termasuk ke dalam hidden gems karena tersembunyi di sudut Coronation Plaza. Namun, tidak usah khawatir karena lokasinya mudah diakses! Tempatnya juga tidak jauh dari Botanic Gardens serta Stasiun Tan Kah Kee. Walau pun harga disini lebih mahal dari rata-rata popiah, kamu tidak akan menyesal. Dengan harga S$2,5 (Rp26 ribu), karena apa? Kamu bisa menikmati satu suapan yang sangat enak dan tidak bisa disamakan dengan yang lain. Popiah ini aromanya sedap ditambah lagi dengan dengan isian yang penuh dan komplit.

Tertarik untuk mampir ke MY Cosy Corner? Lokasinya berada di 587 Bukit Timah Rd, Singapura. Buka setiap hari Senin sampai Sabtu pada pukul 10.00-19.30 dan Minggu serta libur nasional pada pukul 11.00-16.00.

5. Souperstar

Souperstar berhasil menyulap popiah yang sederhana menjadi next level popiah di Singapura lho. Konsepnya seperti salad wrap dan tentunya terlihat lebih modern berkat kemasannya. Tidak hanya itu saja disini ada banyak varian yang bisa dipilih sesuai selera. Untuk menu yang direkomendasikan adalah sweet thai chicken popiah seharga S$3,80 (Rp40 ribu) dan traditional popiah seharga S$2,5 (Rp26 ribu). Untuk ukurannya jangan di ragukan lagi karena lebih besar dan isiannya penuh sehingga membuatmu cepat kenyang.

Bisa langsung datangi tempatnya bersama keluarga kamu di 3 Simei Street 6, Singapura. Souperstar buka setiap hari pada pukul 10.00-21.30.

Nah, itulah popiah terbaik di Singapura. Jangan lupa apabila ke Singapura mencicipinya ya!