Jadah Bakar, Jajanan Tradisional Murah dan Nikmar dari Ponorogo

Wisatakuliner.orgPonorogo mempunyai jajanan tradisional yang khas yaitu jadah bakar, rasanya yang manis dan gurih akan sangat pas dinikmati dengan teh atau kopi. Lebih cocok di nikmati pada saat masih hangat-hangatnya.

Jadah merupakan jajanan yang terbuat dari beras ketan putih, untuk membuatnya, beras ketan putih direndam selama satu malam yang kemudian dimasak atau ditetel dengan menggunakan santan dan ditumbuk hingga halus. Proses penumbukannya sendiri tidak hanya sebentar, namun harus dilakukan dalam waktu berjam-jam hingga benar-benar halus.

Rasanya pun berbeda dengan yang diolah dengan menggunakan mesin. Lebih nikmat jika dilakukkan dengan ditumbuk secara tradisional dengan menggunakan lumbung dan kayu yang khusus. Di Ponorogo terdapat tempat menikmati kuliner jadah bakar ini, tepatnya berada di komplek pasar Jetis yang buka dari jam 4 sore hingga 11 malam. Jadah bakar ini dibakar dengan menggunakan arang dan dihidangkan hangat lengkap dengan gula untuk menambah rasa manis, satu porsi hanya dijual dengan harga 5 ribu saja.

Kuliner jadah bakar ini didirikan oleh Bapak Aman bersama dengan istrinya Sutini. Ia berprofesi sebagai pembuat dan penjual jadah bakar sejak tahun 2007 silam. Peminatnya sendiri datang dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak sampai dengan dewasa. Ilmu pembuatan jadah sendiri ia peroleh secara turun temurun dari keluarganya. Walaupun hanya menyediakan jajanan tradisional kuliner ini banyak diburu oleh masyarakat sekitar karena terkenal dengan rasanya yang nikmat dan pas di kantong. Tak jarang para pengunjung harus rela antri bahkan sejak sore hari karena takut kehabisan.