Klepon Ternyata Sangat Populer di Solo, Populer Bagaimana Ya?

Wisatakuliner.org, Solo – Klepon jadi heboh setelah disebut-sebut sebagai makanan islami. Namun di Solo, Klepon juga populer di kalangan warga kampung Arab dan sudah menjadi sajian di hotel-hotel syariah.

Rasanya yang gurih dengan lengketnya gula merah membuat klepon digandrungi banyak orang. Belum lagi karena harga jajanan khas Jawa ini relatif murah.

Di Solo, klepon bisa ditemukan di Pasar Gede Solo. Klepon dijual bersama jajanan pasar biasa lainnya seperti lenjongan, cenil, ketan ireng hingga gethuk.

Juniyati, pedagang jajanan pasar Gede, juga kaget dengan viralitas klepon yang disebut tidak Islami. Padahal bahannya tidak mengandung yang haram.

Pelanggannya juga sangat bervariasi. Selain turis, banyak orang Solo yang membeli, termasuk warga berbagai etnis dari kampung Arab di Pasar Kliwon, kampung pecinan di Balong dan Ketandan. Tak terkecuali, hotel juga banyak yang memesan klepon.

Klepon dijual seharga Rp5 ribu satu bungkus. Buka mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 atau 17.00 WIB.

Pedagang lain, Rubi, mengatakan hal serupa. Bahan yang digunakan juga sudah diperiksa oleh pemerintah.