‘Tilik’ Trending, Berikut 5 Kuliner Legendaris dari Bantul

Wisatakuliner.orgBantul kembali banyak dibicarakan oleh banyak orang setelah film yang bertajuk Tilik sangat populer di beberapa pekan terakhir setelah menjadi trending. Selain itu Bantul juga dikenal dengan berbagai kuliner khasnya yang unik dan selalu bikin perut keroncongan.

Film pendek bertajuk “Tilik” tersebut berhasil menyita perhatian banyak publik setelah menjadi trending di kanal Youtube dan Twitter, karakter yang diperankan Bu Tejo yang julid dan dinilai sebagai biang gosip ini menjadi daya tarik tersendiri. Lokasi syuting film pendek tersebut juga dilakukan di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Dengan populernya film tersebut juga berhasil mempromosikan berbagai hal terkait dengan Bantul termasuk dengan kuliner yang juga ikut membuat penasaran seluruh masyarakat Indonesia. Di Bantul, ada berbagai makanan khas yang unik dan bisa anda coba. Saat berkunjung ke Bantul, jangan lupa untuk singgah ke berbagai kuliner yang bisa memanjakan lidah anda.

Berikut 5 kuliner legendaris dari Bantul yang wajib anda coba :

1. Pecel Belut

Belut bisa diolah menjadi berbagai hidangan, termasuk salah satu kuliner legendaris yang berada di Bantul ini. Salah satu warung yang menyajikan olahan belut yang tidak bisa anda lewatkan yakni pecel belut. Belutnya sendiri diambil di sekitar persawahan yang berada di Bantul, warung ini hanya ada di Bantu yakni Warung Mbah Warno.

Mbah Warno sudah menekuni kuliner pecel belut sejak kurang lebih 40 tahun, di warung sederhana yang beralamat di Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan ini menjadi kuliner yang banyak dituju oleh para masyarakat sekitar para wisatawan yang berkunjung ke Bantul.

Seporsi pevel belut terdiri dari berbagai macam sayuran diantaranya adalah bayam, daun kenikir, daun pepaya, kacang panjang dan tauge. Sayuran ini kemudian akan diguyur sambal pecel dan diberi potongan belut yang digoreng dengan tepung yang dihidangkan dengan nasi putih.

2. Mie Pentil

Belum lengkap rasanya jika anda berkunjung ke Bantul namun belum pernah merasakan nikmatnya mie pentil. Mie yang berbahan dasar dari tepung tapioka ini disebut-sebut sebagai kuliner ikonik dari Bantul. Mie pentil bisa dengan mudah anda temui di banyak tempat-tempat di Bantul yang menyediakan menu satu ini.

Sebutan mie pentil diberikan karena tekstur mie yang kenyal dan bentuknya begitu panjang, lebih besar dibandingkan seperti mie pada umumnya. Saat disantap, mie ini melar seperti pentil atau karet sepeda. Masyarakat sekitar juga kerap menyebutnya sebagai mie oyol atau mie kuning.

Mie ini juga cukup populer meskipun penyajiannya tergolong sangat sederahana, mie pentil mempunyai dua jenis mie yakni mie putih dan mie kuning, keduanya disajikan dengan guyuran sambal dan taburan bawang goreng. Mie pentil selalu menjadi incaran para wisatawan yang datang ke Bantul.

3. Bakmie Lethek

Kuliner olahan mie di Bantul ternyata tidak hanya mie pentil saja, selain ada mie tersebut ada juga bakmie lethek yang dibuat dari bahan dasar yang sama dengan mie pentil yakni tepung tapioka. Sampai dengan saat ini kuliner satu ini masih dibuat secara tradisional, bakmie lethek mempunyai ciri khas tersendiri dari yaitu berwarna agak keruh atau kusam.

Oleh karena itu diberi nama mie lethek karena lethek dalam Bahasa Indonesia artinya keruh atau kusam. Walaupun tampilannya tersebut memang kurang menggugah selera namun jika anda cicipi rasanya tidak akan membuat anda kecewa. Bakmie lethek juga dikenal sebagai mie bendo karena banyak diproduksi di salah satu desa yang berada di Bantul, Desa Bendo.

Mie lethek disajikan dengan cara direbus atau digoreng, suwiran daging ayam kampung dan telur ayam akan membuat bakmie lethek ini lebih spesial. Rasa mienya sangat lembut dan gurih. Banyak wisatawan yang datang ke Bantul mencoba kuliner satu ini karena penasaran dengan rasa dari mie lethek.

4. Gudeg Manggar

Gudeg khas Yogya yang selama ini dikenal oleh kebanyakan masyarakat Indenesia adalah gudeg yang terbuat dari nangka muda. Berbeda halnya dengan gudeg manggar khas Bantul, gudeg ini berbahan dasar dari nunga bunga pohon kelapa yang masih muda.

Kuliner ini banyak ditemuai di kawasan Padukuhan Mangir, Sendangsari, Pajangan. Gudeng manggar menjadi kuliner legendaris kerena sudah ada sejak abad ke-16. Kuliner ini bisa bertahan hingga sekarang ini dan masih bisa dengan mudah anda temui di Bantul.

Gudeg Manggar disajikan dengan potongan ayam kampung dan telur ayam, rasa dan juga tekstur gudeg manggar sangatlah khas dan jarang bisa anda temua diluar kota selain Bantul. Karena resep ini diturunkan secara turun temurun dari nenek moyang.

5. Sate Klathak

Banyak orang yang sedang berkunjung ke Jogja pasti meluangkan waktunya untuk hanya singgah ke Bantul demi menikmati sate klathak. Sate kambing ini berhasil menjadi satu diantaranya banyak kuliner di Bantul yang sangat populer.

Jika ingin menikmati sate klathak bisa menyambangi, daerah Jejeran, Plered, Bantul. Potongan daging kambing yang diberikan bumbu garam ini disajikan dengan tusuk jeruji sepeda. Nama sete klathak sendiri berasal dari suara daging yang dihasilkan saat di panggang diatas arang.

Sate klathak tidak disajikan seperti sate kambing pada umumnya yang menggunakan sambal kecap, namun dengan kuah gulai. Sete klathak juga termasuk kuliner legendaris yang sampai sekarang ini masih banyak dicari di Yogyakarta khususnya Bantul.