Buntil Makanan Khas Jawa Tengah, Tekstur Lembut dan Enak

Wisata Kuliner – Buntil merupakan makanan khas Jawa Tengah, ada tiga macam buntil yang sangat di minati yaitu buntil daunt alas, buntil daun singkong, dan buntil daun papaya. Buntil sendiri di masak dengan kuah special yang biasanya di campurkan dengan sambel pete.

Buntil di kenal sebagai lauk yang biasa di sajikan di pasar maupun bisa di tawarkan oleh pedagang kaki lima. Untuk buntil daun talas sendiri merupakan makanan khas Jawa Tengah seperti, Wonosobo, Purworejo, Wonosobo, Purbolinggo, Purwokerto, Temanggung, Banyumas, dan Banjarnegara.

Buntil sebenarnya ialah semacam dengan bothok yang di bungkus dengan daun singkong yang di beri kuah pedas yang terbuat dari santan. Isiannya berupa kelapa parut yang diberi bumbu. Tidak hanya menggunakan daun singkong, namun bisa juga di ganti dengan daun papaya atau daun talas.

Salah satunya ialah di Purwokerto, jika akhir pekan telah tiba, pasar-pasar tradisional tampak lebih ramai di bandingkan dengan hari biasanya. Dan tentunya banyak orang yang memburu makanan yaitu buntil. Salah satunya penjual buntil yang sudah bertahun-tahun bertahan di Pasar Manis, Purwokerto, Ibu Munifah. Ia mengatakan selalu membuat buntil dua kali lipat saat hari Sabtu dan Minggu, dikarenakan pembeli akan meningkat hingga dua kali lipat untuk membeli buntil.

“ Jika hari biasa saya hanya membuat 200 an buntil dan habis dalam waktu lima jam. Tapi kalau hari Sabtu dan Minggu, saya membuat dua kali lipat sampai 400 buah, kadang juga sampai 500 buah kalau sedang ada pesanan, “ ungkapnya.

Ada tiga macam yang di jual oleh Ibu Munifah, yaitu buntil daun singkong, daun papaya, dan daunt alas. Namun menurut Munifah yang paling banyak laku ialah buntil daunt alas, sebab buntil daun talas sendiri memiliki tekstur yang lebih lembut. Namun ada juga orang yang beli buntil daun papaya karena ada rasa pahitnya.